Just Another Usual Blog

Hak atas kekayaan intelektual merupakan suatu hak bagi anda yang telah menemukan atau mengembangkan sesuatu yang berguna bagi kehidupan manusia dan mencari keuntungan tanpa khawatir akan dibajak atau dipalsukan orang. Hak atas kekayaan intelektual ini sering disebut dengan hak cipta. Bagi orang yang memperbanyak barang yang sudah dikenai hak cipta maka ia disebut melanggar hukum. Pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang Hak atas kekayaan intelektual yang berhubungan dengan teknologi informasi dan komputer.

Sekarang sedang marak sekali pembajakan perangkat – perangkat komputer. Terutama software. Maka, untuk menindak oknum yang membajak software tersebut, pihak pencipta dan pengembang software memberikan hak paten atas software mereka. Salah satu caranya adalah dengan menggunakan simbol copyright (C) atau registered (R) pada pojok kanan atas logo software mereka sebagai tanda bahwa software mereka telah memiliki hak paten.

Copyright adalah hak eksklusif Pencipta atau Pemegang Hak Cipta untuk mengatur penggunaan hasil penuangan gagasan atau informasi tertentu. Pada dasarnya, copyright merupakan “hak untuk menyalin suatu ciptaan”. Hak cipta dapat juga memungkinkan pemegang hak tersebut untuk membatasi penggandaan tidak sah atas suatu ciptaan. Pada umumnya pula, hak cipta memiliki masa berlaku tertentu yang terbatas. Sedangkan registered adalah tanda bahwa barang atau software tersebut telah di registerasi dan tidak dapat diperbanyak oleh siapapun kecuali sang pembuat atau pengembang tersebut.

Selain 2 simbol hak paten diatas, ada juga software lain yang menggunakan hak paten lain. Contohnya adalah GNU. GNU adalah suatu sistem operasi komputer yang sepenuhnya terdiri dari perangkat-perangkat lunak bebas. Perencanaan untuk sistem operasi GNU diperkenalkan kepada khalayak ramai pada 27 September 1983, melalui newsgroup net.unix-wizards dan net.usoft oleh Richard Stallman. Pengembangan perangkat lunak mulai dikembangkan pada 5 Januari 1984, ketika Stallman keluar dari pekerjaannya di Laboratorium Kecerdasan Buatan, Institut Teknologi Massachusetts, jadi mereka tidak dapat mengakui kepemilikan atau mengganggu penyebaran GNU sebagai perangkat lunak bebas. Richard Stallman memilih nama GNU dengan menggunakan permainan kata-kata, termasuk lagu The Gnu.

COpyleft kini dipakai oleh sebagian besar program GNU, juga sejumlah program perangkat lunak bebas yang bukan bagian dari projek GNU; biasa disebut sebagai Free software license. Lisensi ini memberi hak kepada para penerima program untuk menjalankan, menyalin, memodifikasi, dan menyebarkannya kembali, tetapi melarang mereka menambahkan syarat tambahan pada salinan yang mereka sebarkan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: